Tanda dan Gejala Pembengkakan Jantung pada Bayi

Tanda dan Gejala Pembengkakan Jantung pada Bayi

Ketika berkunjung kehalaman ini, kemungkinan besar Anda atau ada salah satu dari anggota keluarga yang terdiagnosis penyakit pembengkakan jantung atau dikenal juga dengan kardiomegali ini.

Kardiomegali atau pembengkakan jantung merupakan suatu kondisi di mana jantung membesar akibat berbagai hal.

Tetapi kebanyakan, penyebabnya berasal dari gangguan fungsi jantung lain atau bahkan komplikasi dari penyakit jantung.

Tanda dan Gejala Pembengkakan Jantung pada Bayi

Pembengkakan jantung pada umumnya memang bisa terjadi pada siapa saja. Tak memandang usia, dewasa, anak-anak atau bahkan bayi juga memiliki risiko menderita penyakit yang disebut-sebut sebagai penyakit jantung kronis ini.

Pada bayi baru lahir, gejala jantung bengkak biasanya ditandai dengan gejala seperti:

  1. Detak jantung cepat

Detak jantung yang cepat bisa menjadi gejala pertama ketika bayi mengalami pembengkakan jantung. Hal ini disebabkan karena jantung yang tak mampu memompa darah secara maksimal, sehingga jantung harus bekerja lebih cepat untuk mencoba memenuhi kebutuhan tersebut.

Percepatan detak jantung ini juga mungkin terjadi akibat penyakit lain. Tetapi biasanya hal ini tidak terlihat pada bayi baru lahit, hal ini baru akan dirasakan dalam hitungan bulan setelah bayi lahir.

2. Napas semakin cepat

Pernapasan yang standar pada bayi biasanya mencapai 40 kali napas dalam satu menit. Tetapi bayi yang mengalami pembengkakan jantung akan bernapas lebih dan bahkan makin cepat.

Percepatan napas tersebut diakibatkan oleh jantung yang membengkak tidak bisa bekerja secara normal untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga membuat bayi bernapas lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigennya.

3. Mudah Lelah

Bayi dengan menderita pembengkakan jantung akan terlihat lelah seperti berkeringat meski untuk kegiatan-kegiatan kecil seperti halnya makan dan mandi.

Pada kondisi yang lebih parah ditemukan bayi yang berkeringat meski tidak melakukan apa-apa. Dan biasanya, bayi yang mengalami jantung bengkak akan sulit untuk meningkatkan berat badan.

4. Perubahan warna kulit

Bayi dengan menderita sakit jantung bengkak biasanya kulitnya akan berwarna kemerahan, kebiruan, atau berwarna pucat.

Bayi yang terlihat berwarna biru di seluruh tubuh atau hanya di sekitar mulutnya menandakan jika bayi tersebut hanya menerima sedikit oksigen. Sementara bayi yang berwarna pucat menandakan jika bayi tersebut kemungkinan juga menderita gagal jantung kongestif.

Perubahan warna ini biasanya akan terjadi sepanjang hari atau hanya pada waktu melakukan aktivitas tertentu saja, seperti halnya makan.

Selain keempat gejala tersebut, bayi yang mengalami pembengkakan di area jantung juga akan mengalami pembekuan darah, pembengkakan di area perut dan batuk.

» Pengobatan jantung bengkak pada bayi / anak-anak

Untuk mengatasi pembengkakan jantung pada bayi dan anak kecil, biasanya akan diberi obat yang berfungsi untuk menurunkan tekanan kerja pada jantung atau obat yang dapat membantu menurunkan detak jantung yang terlalu cepat.

Pasien juga biasanya akan ditambahkan obat untuk memperkuat fungsi jantung. Obat ini kadang diberikan pada penderita gagal jantung kongestif.

Di samping itu, bayi juga biasanya akan diberi asupan nutrisi yang memadai agar jantung memiliki cukup energi guna memompa darah. Karena pemberian tambahan nutrisi ini biasanya sulit dilakukan melalui mulut bayi, maka pemberian nutrisi biasanya akan dilakukan melalui selang yang dihubungkan ke perut bayi.

Tetapi, jika dengan perawatan-perawatan tersebut kondisi bayi Anda tak kunjung membaik, biasanya akan dilakukan operasi jantung yang dapat memperbaiki pembuluh darah.

Posted by : Tanda dan Gejala Pembengkakan Jantung pada Bayi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*